Hidup Kok Baru ?
Penyebaran virus covid-19 yang tak kunjung pasti kapan akan berakhir, mau tidak mau memaksa kita semua untuk berdamai dan hidup berdampingan bersama virus ini. New normal atau dalam bahasa Indonesia artinya kehidupan yang baru merupakan solusi yang hingga saat ini masih menjadi opsi paling relevan untuk menyelamatkan masyarakat sekaligus membangun ekonomi pasca hampir 3 bulan lamanya kian melemah.
Pemerintah dalam menerapkan kehidupan yang baru tentunya telah mengatur sedemikian rupa berbagai protocol kesehatan agar masyarakat dapat beraktifitas normal dengan risiko penularan virus yang sedemikian minim. Dokter, WHO, dan berbagai pakar kesehatan dunia telah menyebutkan bebrapa standar protocol yang harus dilakukan
Pertama adalah rajin mencuci tangan. Ya, tangan merupakan organ tubuh yang paling sering menyentuh benda asing sehingga paling berpotensi untuk menjadi perantara virus covid-19 memasuki tubuh. Sehingga pemerintah sangat mengajurkan masyarakat untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum atau sesudah kita beraktifitas tertentu, jika tidak ada sabun maka handsanitizer merupakan opsi yang paling sederhana.
Berikutnya adalah physical distancing atau menjaga jarak, penularan yang terjadi karena adanya kontak fisik merupakan sarana paling besar dalam menularkan virus ini sehingga masyarakat sangat di himbau untuk selalu menjaga jarak minimal 2 meter saat dalam keramaian dan mengusahakan untuk tidak melakukan kontak dengan orang lain.
Ketiga adalah memakai masker, menurut berbagai penelitian yang ada salah satunya dari sebuah makalah Journal of Internal General Medicine (di kutip dari detik.com) mengatakan bahwa memakai masker saat bepergian rumah dapat mengurasi paparan virus covid-19 sehingga meski beraktifitas di luar rumah namun juga meminimalisir penularan.
Terakhir dan yang paling penting tentunya adalah menjaga kesehatan. Seperti yang kita ketahui virus covid-19 menyerang sistem imunitas tubuh, sehingga mau tidak mau menambah imun menjadi hal yang sangat perlu diperhatikan dengan cara olahraga teratur, makan makanan bergizi, dan istirahat yang cukup.
Memang pada awalnya kehidupan yang baru adalah sebuah hal yang tak lazim, aneh, dan seolah membatasi. Tapi, bagaimanapun ini semua adalah adalah bentuk ikhtiar kita sebagai manusia agar pandemi lekas berakhir kita tak akan pernah memenangi peperangan panjang ini tanpa adanya kesadaran dari diri kita masing-masing bahwa ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan dokter saja. Namun kita semua, warga seluruh dunia.
Sumber berita : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5128299/satu-lagi-alasan-harus-pakai-masker-mengurangi-keparahan-gejala-covid-19

Komentar
Posting Komentar