Langsung ke konten utama

(Naskah Monolog) Cerita Bumi Kepada Langit

KALIAN SEMUA TELAH KU UNDANG UNTUK MENYAKSIKAN AKAD NIKAH SERTA IKRAR JANJI SETIA SELAMANYA ANTARA SEPASANG YANG ENTAH AKAN KAU SEBUT SEBAGAI APA NAMUN MEREKA SALING MENCINTAI YAITU MEMPELAI LAKI-LAKI BERNAMA BUMI DAN MEMPELAI PEREMPUAN BERNAMA LANGIT
*MUSIK BANDA NEIRA*
TELAH KU NIKAHKAN KAU PRIA BUMI DENGAN PEREMPUAN LANGIT DENGAN SEPERANGKAT RINDU YANG SUDAH KALIAN BAYAR LUNAS SELAMA RIBUAN TAHUN LAMANYA  
Akhirnya apa yang kamu sedari dulu cari dapat kau temui juga sayang, sudah sangat lama kita tak bersua temu dengan kamu yang pergi tanpa ijin apalagi pamit
JADI DISINI KALIAN SUDAH MENJADI GENAP YANG UTUH TANPA SEGALA BEDA YANG HARUS MENGGANJILKAN RASA. KALIAN TAK PERLU RISAU TENTANG PISAH, LIHATLAH BUNGA EDELWEIS DISANA PERLAMBANG BAHAGIA KEABADIAN YANG HAKIKI TANPA PERNAH ADA SEDIH APALAGI AIR MATA
Sayang egois sekali kamu sewaktu itu, katamu kita harus berjuang bersama-sama hingga kita menemukan sosok itu, sosok yang mampu menikahkan langit dengan bumi dan mampu menyatukan kita sebagai sepasang manusia yang utuh lalu hidup bahagia
*LAMPU DIMATIKAN*
LANGIT DAN LAUT, DAN HAL-HAL YANG TAK KITA BICARAKAN. BIAR JADI RAHASIA. MENYUBLIM KE UDARA. HIRUP DAN SESALKAN JIWA
YOGYAKARTA, 20 MEI 1998. SENJA PANTAI PARANGTRITIS DI UJUNG SANA SEBAGAI BATAS PERPISAHAN ANTARA SIANG DAN MALAM
Kamu cantik sekali sayang dengan hijab merah ini, lihatlah sayang matahari yang terbenam disana, indah sekali bukan seperti sikapmu dan pemikiran-pemikiranmu yang berbeda jauh dengan ribuan wanita yang lahir di bumi. Beruntungnya aku mampu menjadi tunggal untukmu dari sekian banyak lelaki lain yang ingin memilikimu
Kenapa kamu sedari tadi hanya diam? Bukankah ini adalah hari jadi bersatunya kita ke 5 tahun? Dan pantai ini adalah tempat favoritmu kan? Dimana kamu bisa mendengar deru ombak yang bersahutan dan menyaksikan lukisan jingga langit dengan matahari yang tinggal separuh terbenam
Jika kamu kedinginan? Biar sini ku pakaikan jaketku yang mungkin bisa menghangatkan tubuhmu sebelum nanti selepas segalanya luluh kita menjadi sepasang halal dan bahuku ini sudah sah untuk menghangatkan tubuhmu dari segala musim dan hatiku menjadi rumah tempatmu untuk pulang berteduh dari segala kepalsuan dunia.
JINGGA SENJA DI LANGIT SUDAH MULAI MEREDUP BERGANTI GELAP YANG KELAM OMBAK LAUT PASANG MULAI MENYENTUH KAKI. ANGIN PANTAI BERTIUP KENCANG
Apa katamu?! Kamu menggigau? Apa ini hanya alasan bahwa kamu sudah menyerah pada segala beda yang menyekat diantara kita? Bukannya waktu itu ditempat ini juga kamu pernah berjanji bahwa kita akan selamanya seperti ini. tanpa pernah ada kata berakhir. Semesta telah menjadi saksi bahwa sepasang yang saling mencintai
Ah kamu ini gila sayang, mana ada orang yang mampu melakukan hal seperti itu! Mana mungkin bumi yang kita injak ini akan menikah dengan langit yang maha tingginya. Ngaco kamu, bagaimana nanti hidupku jika tanpa kamu yang menjadi pasanganku. Kamu adalah akhir dari segala perjalanan dan pencarianku sayang, kamu juga tahu hal itu.
Iya, aku paham sayang kita memang sepasang manusia yang tak diinginkan oleh banyak orang apalagi mereka orang-orang yang terlalu sibuk menghakimi surga dan nerakanya orang lain sampai lupa bahwa surga juga belum tentu jadi tempatnya. Tapi bukannya kamu pernah bilang bahwa sekalipun kita berakhir di neraka tak masalah asal bersama denganku. Toh kita percaya bahwa Tuhan maha adil akan segala kuasanya.
*MUSIK MASUK*
KALAH ATAU MENANG KITA AKAN JADI ARANG DAN ABU, MEWANGI
Tolong, jangaan pergii tolonggg...!! tolong jangaan pergii, masih ada hal yang bisa kita perjuangkaan sayaangg. Tolongg jangaan kesanaaa tolonggg jangaan pergii meninggalkaan aku di dunia ini. Oke sayaang demi kita aku rela mengorbankan apa yang sudah aku percaya seumur hidupku tapi tolongg jangaan pergiii!!!!!!
*LAMPU DIMATIKAN*
*BUNYI LONCENG BERSAHUTAN*
TAK JAUH DARI PARANGTRITIS SEBUAH TEMPAT KECIL DIMANA SEBAGIAN MANUSIA MEMPERCAYAKAN IMANNYA
Haaaaaaa, sayang kamu dimana sayaang kamu dimanaa kenapaa harus kamu akhirnya yang pergi sayaaang. Kamu egois sekali, manaa janji kita dulu bahwa kita akan selalu bersama bagaimana nanti hidupku nanti jika harus tanpa kamu
Pak Pastur dimana kekasihku pergii, tolong carikan diaa paak katanya dia ingin sekali menemui siapapun yang mampu menikahkan langit dengan bumi. Tolong carikan orang itu, agar dia lekas kembali ke pelukanku tolongg pak carikan siapapun itu.
Heeee tolongg yaa sayaa tidaak gilaaaa, sayaa paham sudah lama tidak kesini tapi sayaa masih waras paak saya tidak mengada-ada dia ingin sekali menemui siapapun yang mampu menikahkan langit dengan bumi tolong beritau saya yang siapa itu biar saya ikut menemuinya dan kekasih saya tidak sendiri.
Boleh anda mengatakan saya gila, tapi yang jelas saya sadar dalam mengatakan hal ini Pak, dan saya tidak akan pernah bisa mencintai siapapun kecuali dengan dia seorang, saya percaya esok atau nanti saya akan kembali bersamanya hingga tak ada lagi yang mampu memisahkan kami.
*LAMPU DI MATIKAN *
SEMARANG, 20 DESEMBER 2018
DI SEBUAH KEDAI KOPI SEDERHANA POJOK KAWASANAN SEMAWIS PECINAN SEMARANG, TIDAK ADA BANGKU YANG NYAMAN, AC, APALAGI WIFI. YANG ADA HANYA PAPAN NAMA YANG SUDAH LAPUK DI MAKAN RAYAP DAN MEJA YANG TINGGAL MENUNGGU ROBOH. HANYA DI HIASI ORNAMEN LUKISAN KUNO DAN KOLEKSI KARTU POS LAWAS YANG DI BINGKAI SERTA
YANG HANCUR LEBUR AKAN TEROBATI, YANG SIA-SIA AKAN JADI MAKNA YANG TERUS YANG SUATU SAAT HENTI YANG PERNAH JATUH AKAN BERDIRI LAGI YANG YANG PATAH TUMBUH, YANG HILANG BERGANTI
HAHAHA lagu kebohongan apalagi ini, mana ada yang sudah patah akan kembali seperti semula, dia saja kekasihku dulu yang hilang karena kebodohanku hingga kini tak ada yang sanggup menggantikannya. Hidup memang selalu perihal mengikhlaskan ya aku memang sudah ikhlas namun untuk menggantikannya, tidak akan pernah.
NAMUN DEMIKIAN JIKA SOAL RASA KOPI DI KOTA SEMARANG INI SULIT MENCARI TANDINGANNYA, BERBAGAI JENIS KOPI ARABICA MAUPUN ROBUSTA TERPAJANG RAPI DALAM TOPLES KACA BESERTA ALAT PENYAJIANNYA MANUAL BREWING SEPERTI V60, MOKAPOT, PLUNGER, VIETNAM DRIP MAUPUN SESEDERHANA TUBRUK
Ah sepi sekali kedai ini, sedari tadi hanya lalat saja yang mampir di tempat ini, tak habis pikir memang pamanku membuka kedai di tempat seperti ini, mana ada penghuni di kota yang tak pernah lengang ini akan sudi mampir di kedai yang tak seberapa luas, tanpa wifi lagi. Mereka tentu lebih suka nongkrong beramai-ramai di kedai yang luas, bersih dan Meski soal racikan kopi barista-barista di kota ini belum tentu mampu mengalahkanku hahaha
Ya, aku memang bukan seperti barista-barista lain yang belajar kopi dari ikut les atau apapun itu istilahnya, memang semenjak trend film filosofi kopi beberapa tahun yang lalu pekerjaan barista menjadi dianggap keren sedangkan aku hidup sedari kecil memang di kelilingi oleh para pecinta kopi. Ayahku adalah seorang petani kopi yang seluruh  hidupnya didedikasikan untuk menanam biji kopi. Dari dulu aku diajari bagaimana untuk menyeduh kopi dengan kualitas rasa yang diatas rata-rata, hal sedetail mungkin dalam menyeduh kopi seperti suhu,konsistensi rasa dan grinder been begitu paham di luar kepala.
*SUARA HUJAN*
SAMPAI NANTI KETIKA, HUJAN TAK LAGI MENETESKAN DUKA MENETAS LUKA SAMPAI HUJAN MEMULIHKAN LUKA, AKU SELALU SUKA SEHABIS HUJAN DI BULAN DESEMBER. (EFEK RUMAH KACA – DESEMBER)
Ternyata 9 hari lalu dia berulang tahun yang ke 34 ya, selamat ulang tahun sayang. Seandainya saja aku waktu itu mampu meyakinkan dia untuk tidak pergi mencari siapa yang mampu menikahkan langit dengan bumi tentu saja kami sudah hidup bahagia bersama.
Aku masih ingat dulu kamu bercita-cita untuk hidup bersama mempunyai 2 anak satu laki-laki dan 1 perempuan hidup nyaman di desa dengan sawah yang masih terbentang luas, udara yang segar tanpa harus bermacet-macet di jalanan dan berhimpitan dengan gedung-gedung tinggi yang berebut siapa yang paling tinggi dengan polusi udara yang kian hari kian mencekik paru-paru seperti kota ini misalnya.
*DERU MOTOR DATANG MENEMBUS HUJAN YANG KIAN DERAS TURUN MALAM ITU, ENTAH SIAPA YANG SUDI DATANG*
Mau apa kamu jauh-jauh ngopi di tempat ini, disini tidak ada wifi apalagi AC. Disini juga hanya melayani sampai pukul 22.00 saja tidak seperti kedai kopi lain yang tutup hingga buka kembali
HAHA kamu mau pesan kopi paling pahit?? Baik lah akan ku seduhkan secangkir kopi paling pahit yang akan menjadi secangkir kopi paling pahit yang pernah kau nikmati, tunggu sebentar
Ini silakan kau nikmati, Kopi paling pahit seumur hidupmu kopi yang terbuat dari biji kopi bernama nyaman lalu di seduh dengan pergi hingga menjadi secangkir luka lengkap dengan sesal sebagai pemanis yang sia-sia.
Bagaimana, Apakah sudah cukup pahit untukmu? Hahaha seandainya saja kamu dapat menemukan secangkir kopi yang lebih pahit dari ini maka barista yang membuatnya adalah orang yang sama sepertiku dan pastinya orang itu takkan pernah ada HAHA
Apa katamu? Ada kopi yang lebih pahit dari buatanku? Siapa orangnya? Omong kosong kamu, mana ada orang yang pernah terluka sedalam aku hingga mampu menyeduh kopi sepahit seperti yang aku buat.
Kekasihmu?? Haa bohong sekali kamu, bawa kekasihmu kemari akan ku lihat bagaimana ia mampu menyeduh luka hingga mampu membuat kopi yang lebih pahit seperti aku. Seberapa dalam ia terluka, karena yang ku tau apa yang aku alami 20 tahun yang lalu adalah luka paling lebar sepanjang sejarah manusia.
HAHAHA kekasihmu sudah pergi, jelas bahwa itu adalah omong kosongmu saja, kalau boleh saya tau pergi kemana ia?
Pergi kamu dari sinii, pergiii!!! Aku tidak mau mendengar kata-kata itu kembali. Cukupp cukuppp...!! pergii kamuu dari sinii pergiii..!! yaa aku percaya kopi buatan kekasihmu itu adalah kopi paling pahit yang pernah kau rasa, karena begitupun kekashmu, kekasihku juga mencari siapa yang mampu menikahkan langit dengan bumi. Dan ia juga tak kunjung kembali hingga sekarang PERGI SECEPATNYA!!! AKU TIDAK MAU MENDENGAR KATA-KATA ITU LAGI.....!!!!!!!
*MENANGIS*
Bagaimana bisa orang itu, sama seperti kekasihku 20 tahun yang lalu mencari siapa yang mampu menikahkan langit dengan bumi, kenapa harus ada kalimat itu kembali setelah puluhan tahun aku mencoba untuk melupakan hal konyol itu
Aku sudah lelah dengan ini semua, hidup dengan jiwa yang tinggal separuh. Tuhan aku letih dengan ini semua...!!!
*LAMPU DI MATIKAN*
SELAMANYA, SAMPAI KITA TUA SAMPAI JADI DEBU KAU DI LIANG YANG SATU KU DI SEBELAHMU
APAKAH KALIAN BUMI DAN LAUT BERSEDIA AKAN MENJADI PASANGAN TANPA ADA MAUT YANG MEMISAHKAN? BAGAIMANA SAKSI SAH? SAAHH
DENGAN DEMIKIAN KALIAN BUMI DAN LAUT SERTA SEMUA YANG ADA DISINI TELAH MENJADI PASANGAN YANG UTUH TANPA HARUS KHAWATIR AKAN SEGALA SENDU KARENA DISINI LAH SURGA, YANG ABADI HANYALAH WAKTU DAN BAHAGIA
Akhirnya ya sayang, setelah sekian lama kamu mencari-Nya kamu menemukan sosok itu, sosok dimana ia mampu menikahkan bumi dengan langit dan tentunya kita. Kita tak perlu lagi takut pada kehilangan lagi kan karena disinilah keabadian yang hakiki, kini tak ada batas yang menyekat tak ada lagi beda yang memisahkan, kita menjadi sepasang genap yang utuh selama-lamanya abadi dalam surga dan Tuhan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merelakan Bakti untuk Mereka yang Terbuang

“Tuhan memilihkan jalan untuk saya berbakti kepada mereka yang terbuang” –Endah, Ketua Pengurus Yayasan Rela Bhakti.             Sebelumnya saya tidak pernah membayangkan dan tidak ingin untuk mengunjungi sebuah tempat yang disebut sebagai panti jompo. Namun, Tuhan berkehendak lain Sabtu, 30 November yang lalu, tugas mata kuliah Psikolinguistik mengharuskan saya bersama teman-teman satu kelompok untuk berkunjung ke salah satu panti jompo di kota Semarang, Panti Rela Bhakti namanya. Yayasan panti jompo yang menampung lansia wanita terbuang dari keluarganya. Yayasan ini merupakan anak cabang dari yayasan serupa di Genuk.             “ Wah sing ganteng kok siji tok kii ” ujar salah satu dari mereka menunjuk saya setelah kami datang berkunjung sore itu. Ya, sore itu saya menjadi pusat perhatian para oma-oma disana karena kebetulan saya laki-laki sendiri. Sejujurnya saya ti...

Problematika Pembelajaran Jarak Jauh

              Sejak penyebaran virus covid-19 yang kian merebak di Indonesia, berbagai kebijakan untuk menanggulangi dampak penularan dibuat oleh pemerintah. Tak terkecuali mengenai kebijakan sekolah di tengah pandemik, yakni pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kebijakan belajar dari rumah mulai diterapkan pada tanggal 9 Maret 2020 setelah menteri pendidikan dan kebudayaan mengeluarkan surat edaran nomor 2 tahun 2020 dan nomor 3 tahun 2020   tentang pembelajaran secara daring dan bekerja dari rumah dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19)             Sejak resmi diberlakukan PJJ tersebut, berbagai unsur kependidikan baik tenaga pendidik maupun peserta didik mulai sedemikian rupa menerapkan sistem yang paling efisien agar pembelajaran tetap berjalan seperti pada pembelajaran tatap muka atau setidaknya mendekati. Nam...

Pesan Desember

Desember, perihal hujan yang sekian lama tak bertemu dan kamu yang ternyata sekadar bertamu. Tenang saja, ingatan tentangmu akan berumur panjang dan terpelihara dengan baik. kapanpun kamu butuh, datanglah kemari. akan ku suguhkan secangkir kopi susu kesukaanmu sembari ku ceritakan mengenai suatu hari di akhir desember hujan yang lama tak bertemu dan seseorang yang sepanjang tahun sekadar bertamu. Ingatlah sebagai aku yang pernah menjadi bagian paling penting sebelum pada akhirnya menjadi sebatas kenang, tak lagi memiliki bagian. Apa kabar? Lihatlah tanda tanya itu puan, sebagai bukti ada seorang lelaki yang sepanjang tahun bermusim hujan tanpa pernah bersemi Yogyakarta, 27 Desember 2019.