Langsung ke konten utama

Senja,Hujan, dan Kamu

Senja,Hujan, dan Kamu Selepas Senja sore itu 23 mei 2017
Secangkir susu panas yang masih mengepul
Di temani pertichor menyesaki paru-paru
Mengobati kekecewaan karena jingga senja
Hilang di telan mendung
Meski senja tak sepenuhnya hilang
Dan hujan tetap saja istimewa Senja,hujan, dan kamu

Dalam memo yang telah usang
 Lapuk termakan rahasia apalagi waktu
Bahkan terbuang sia menyemai harap
Mengukir rentang tentang kata
Yang semoga merangkum temu.

Ada hati yang jengah
Ada langkah yang lelah
Dengan perasaan yang kian mendamba
Dengan hasrat yang semakin berharap
Dengan rasa yang menuntut menjerat raga.

Tanah basah sore itu telah berkata
Menjadi pecundang itu melelahkan
Katakan iya untuk iya, tidak untuk tidak
Rasa itu tak bisa di miliki sendiri
Hingga waktu menyadarkan, waktumu habis
Dan penyesalan adalah pernyataan klise
Seorang pencundang, tak berarti.
Hanya saja kamu perlu ingat
Kalau saja kumulus bertemu petang kapanpun itu
Biarlah gerimis menjadi tempatmu bersandar
Selalu ada tempat sederhana untukmu singgah
Di hatiku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merelakan Bakti untuk Mereka yang Terbuang

“Tuhan memilihkan jalan untuk saya berbakti kepada mereka yang terbuang” –Endah, Ketua Pengurus Yayasan Rela Bhakti.             Sebelumnya saya tidak pernah membayangkan dan tidak ingin untuk mengunjungi sebuah tempat yang disebut sebagai panti jompo. Namun, Tuhan berkehendak lain Sabtu, 30 November yang lalu, tugas mata kuliah Psikolinguistik mengharuskan saya bersama teman-teman satu kelompok untuk berkunjung ke salah satu panti jompo di kota Semarang, Panti Rela Bhakti namanya. Yayasan panti jompo yang menampung lansia wanita terbuang dari keluarganya. Yayasan ini merupakan anak cabang dari yayasan serupa di Genuk.             “ Wah sing ganteng kok siji tok kii ” ujar salah satu dari mereka menunjuk saya setelah kami datang berkunjung sore itu. Ya, sore itu saya menjadi pusat perhatian para oma-oma disana karena kebetulan saya laki-laki sendiri. Sejujurnya saya ti...

Problematika Pembelajaran Jarak Jauh

              Sejak penyebaran virus covid-19 yang kian merebak di Indonesia, berbagai kebijakan untuk menanggulangi dampak penularan dibuat oleh pemerintah. Tak terkecuali mengenai kebijakan sekolah di tengah pandemik, yakni pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kebijakan belajar dari rumah mulai diterapkan pada tanggal 9 Maret 2020 setelah menteri pendidikan dan kebudayaan mengeluarkan surat edaran nomor 2 tahun 2020 dan nomor 3 tahun 2020   tentang pembelajaran secara daring dan bekerja dari rumah dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19)             Sejak resmi diberlakukan PJJ tersebut, berbagai unsur kependidikan baik tenaga pendidik maupun peserta didik mulai sedemikian rupa menerapkan sistem yang paling efisien agar pembelajaran tetap berjalan seperti pada pembelajaran tatap muka atau setidaknya mendekati. Nam...

Pesan Desember

Desember, perihal hujan yang sekian lama tak bertemu dan kamu yang ternyata sekadar bertamu. Tenang saja, ingatan tentangmu akan berumur panjang dan terpelihara dengan baik. kapanpun kamu butuh, datanglah kemari. akan ku suguhkan secangkir kopi susu kesukaanmu sembari ku ceritakan mengenai suatu hari di akhir desember hujan yang lama tak bertemu dan seseorang yang sepanjang tahun sekadar bertamu. Ingatlah sebagai aku yang pernah menjadi bagian paling penting sebelum pada akhirnya menjadi sebatas kenang, tak lagi memiliki bagian. Apa kabar? Lihatlah tanda tanya itu puan, sebagai bukti ada seorang lelaki yang sepanjang tahun bermusim hujan tanpa pernah bersemi Yogyakarta, 27 Desember 2019.