Terselip seulas perasaan tak terlupakan bernama rindu
Rindu yang bernaung dengan senja
Membisikan kata abstrak menguatkan hati
Ingin rasanya ku ukir aksara rindu di tiang langit maha agung.
Bersama hembus angin yang menghantarkannya padamu disana
Meski kadang jarak memaksa ketidakberdayaan hati untuk pergi dan pulang
Rindu yang terkirim entah kemana
Mengguratkan samar-samar bayang.
Kesempurnaan cucu hawa, meluluhkan hati
Yang menenggelamkan rindu di ujung gerimis
Semoga janjimu seperti fajar yang selalu menjanjikan senja
Semoga harap seindah penantian ini.

Komentar
Posting Komentar