Bulan pertama gerimis masih enggan pergi
beberapa sajak-ku masih bersemi
Bersama rahasia yang masih menanti
Iya Januari
Aku tau, Tuhan tidak memberikan kepastian
Hanya aku saja yang melebihkan takdir
Aku juga tau, Tuhan tidak menyuruhku berhenti
Hanya aku saja yang lelah berharap
Padahal
Ia berkata, jangan jadi pecundang tentang perasaan
Akui iya, untuk iya. katakan tidak, jika tidak.
Balasku,
Perasaan tidak mesti soal kritik yang harus terkirim
Lebih kepada doa yang terbisikan diam-diam.
Hujan sehari-sehari
Tentang belajar untuk tak sekalipun melupakan kenangan
Lebih dari itu walau jatuh berkali-kali
Hujan tidak pernah mengeluh Pada takdir
Kenapa? Hujan jatuh untuk alasan yang tepat.
Hujan,Rahasia dan Januari
3 hal yang mampu menyekapku saat ini
Ketika hujan masih deras
Ketika terpikat senyum indah itu
Sedangkan hanya rahasia yang dapat menjawab semuanya
Tentang perasaan dan rasa Dibulan Januari.

Komentar
Posting Komentar