November, Rekah senyum'mu masih mengambang dibatas sadar Perihal cerita pertemuan singkat pada terik yang merekah tenggelam dalam ingatan yang tak bergeming November, Ganjilmu selaras pada setiap langkah raguku Bayang yang kian menjauh tersamar oleh fiksi belaka Langkahku terburu, bersama jarak yang kian tak terkejar November, Oktobermu sudah tanggal, namun tak bersama harap yang terlelap Deras hujan dibawah keningmu menjaga resah tepat di jantung puisi ini kata-kataku sudah mati terbunuh oleh Waktu yang tak bertolerir lagi November, Segala tentangmu kian ambigu, habis sudah kata- oleh bimbangku..